Geografi

Peta Interaktif Banten

Provinsi Banten memiliki luas wilayah sekitar 9.662,92 km² dan terbagi menjadi delapan wilayah administratif yang terdiri atas empat kabupaten (Pandeglang, Lebak, Tangerang, dan Serang) serta empat kota (Tangerang, Cilegon, Serang, dan Tangerang Selatan). Secara geografis, wilayah ini mencakup pesisir pantai, dataran rendah, serta pegunungan di bagian selatan. Berdasarkan letak astronomisnya, Banten berada antara 5°7’–7°1’ Lintang Selatan dan 105°1’–106°7’ Bujur Timur. Posisi ini menyebabkan Banten beriklim tropis dengan dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Curah hujan relatif tinggi di bagian selatan, sedangkan bagian utara cenderung lebih kering.

Topografi Banten sangat bervariasi. Bagian utara didominasi dataran rendah dan kawasan perkotaan padat seperti Tangerang dan Serang. Sementara bagian selatan merupakan daerah berbukit dan bergunung seperti di Lebak dan Pandeglang. Gunung yang terkenal di wilayah ini antara lain Gunung Karang (1.778 m), Gunung Aseupan, dan Gunung Pulosari. Dari sisi morfologi, Banten dibentuk oleh perbedaan elevasi dan struktur geologi yang kompleks. Wilayah utara yang datar banyak dimanfaatkan untuk industri dan permukiman, sedangkan wilayah tengah hingga selatan dengan lahan berbukit dan pegunungan merupakan hasil aktivitas vulkanik purba, menjadikannya potensial untuk pertanian dan kehutanan. Secara geologis, Banten memiliki formasi batuan vulkanik tua di bagian selatan dan barat, serta endapan aluvial muda di bagian utara. Aktivitas geologi ini juga memberikan potensi sumber daya mineral dan panas bumi yang cukup besar.